CLIPPER dan CLAMPER
11. Rangkaian Clipper
Rangkaian clipper (pemotong) berfungsi untuk memotong
atau menghilangkan sebagian sinyal masukan yang berada di bawah atau di atas
level tertentu. Contoh sederhana dari rangkaian clipper adalah penyearah
setengah gelombang. Rangkaian ini memotong atau menghilangkan sebagian sinyal
masukan di atas atau di bawah level nol. Rangkaian dasar dari sebuah clipper
atau pemotong sinyal dapat menggunakan sebuah dioda.
Secara umum rangkaian clipper menggunakan dioda dapat digolongkan menjadi dua, yaitu: rangkaian clipper seri dan rangkaian clipper paralel. Rangkaian clipper seri berarti dioda berhubungan secara seri dengan beban, sedangkan clipper paralel berarti dioda dipasang paralel dengan beban. Sedangkan untuk masing-masing jenis tersebut dibagi menjadi clipper negatip (pemotong bagian negatip) dan clipper positip (pemotong bagian positip).
Clipper Seri Poin-poin yang perlu diperhatikan dari rangkaian clipper seri dengan dioda adalah :
Secara umum rangkaian clipper menggunakan dioda dapat digolongkan menjadi dua, yaitu: rangkaian clipper seri dan rangkaian clipper paralel. Rangkaian clipper seri berarti dioda berhubungan secara seri dengan beban, sedangkan clipper paralel berarti dioda dipasang paralel dengan beban. Sedangkan untuk masing-masing jenis tersebut dibagi menjadi clipper negatip (pemotong bagian negatip) dan clipper positip (pemotong bagian positip).
Clipper Seri Poin-poin yang perlu diperhatikan dari rangkaian clipper seri dengan dioda adalah :
* Dioda dan baterai sebagai rangkaian utama clipper
dipasang secara seri dengan sumber sinyal.
* Bila output rangkaian adalah katoda dioda, maka
bagian positip dari sinyal input akan dilewatkan, dan bagian negatip akan
dipotong (berarti clipper negatip).
* Bila output rangkaian adalah anoda dioda, maka
bagian negatip dari sinyal input akan dilewatkan, dan bagian positip akan
dipotong (berarti clipper positip).
* Besarnya clipping atau pemotongan sinyal adalah
tegangan batrai + tegangan dioda (0,7 untuk Si, 0,3 untuk Ge atau Vz bila menggunakan
dioda zener)
Rangkaian
Clipper Seri Positif Dengan Dioda
Rangkaian
Clipper Seri Negatif Dengan Dioda
Clipper
Parallel Pada clipper dengan dioda tipe parallel ada beberapa poin sebagai
berikut :
* Dioda dan
baterai sebagai rangkaian utama clipper dipasang secara paralel dengan jalur
output rangkaian.
* Bila output rangkaian parallel dengan katoda
dioda, maka bagian positip dari sinyal input akan dilewatkan, dan bagian
negatip akan dipotong (berarti clipper negatip).
* Bila
output rangkaian parallel dengan anoda dioda, maka bagian negatip dari sinyal
input akan dilewatkan, dan bagian positip akan dipotong (berarti clipper
positip).
* Baterai
dalam rangkaian cliper ini berfungsi untuk batas pemotongan atau level
clipping.
* Besarnya
clipping atau pemotongan sinyal adalah tegangan batrai + tegangan dioda (0,7
untuk Si, 0,3 untuk Ge atau Vz bila menggunakan dioda zener)
Rangkaian
Clipper Parallel Positif
Rangkaian
Clipper Parallel Negatif
Rangkaian clipper adalah rangkaian yang digunakan untuk membatasi tegangan agar tidak
melebihi dari suatu nilai tegangan tertentu. Rangkaian ini dapat dibuat dari dioda dan sumber
tegangan DC yang ditunjukkan oleh gambar berikut.
ditunjukkan oleh gambar berikut ini.
dengan
demikian, tegangan yang dihasilkan adalah
tegangan input ditambahkan dengan
tegangan DC. Rangkaian ini ditunjukkan oleh berikut ini.
22. Rangkaian Clamper
Rangkaian
clamper berfungsi untuk menggeser sinyal ke atas ataupun ke
bawah level
0 volt. Bila sinyal akan digeser ke atas digunakan clamper
positif,dan bila sinyal akan digeser ke bawah digunakan clamper negatif. Rangkaian
clamper
digunakan sebagai detektor puncak ke puncak pada voltmeter dc.
Pada uraian
ini hanya akan dibahas mengenai clamper positif.
Rangkaian
clamper
positif dapat dilihat pada gambar 2.10 di bawah ini.
Prinsip
kerja rangkaian clamper positif pada
gambar 2.10 di atas adalah
sebagai
berikut. Pada setengah siklus negatif sinyal input, dioda dalam keadaan
konduksi
sehingga kapasitor C dapat dimuati hingga level tegangan puncak sinyal
input.
Kemudian selama setengah perioda positif, dioda akan menyumbat. Dengan
konstanta
waktu RC yang dibuat lebih besar dari perioda sinyal input, maka
kapasitor hampir
tetap terisi penuh selama dioda dalam keadaan
off. Dengan
demikian,
kapasitor dapat berperan sebagai baterai
sehingga sinyal output
merupakan
sinyal yang di-clamp positif.








Comments
Post a Comment